Kaidah Aturan Main Media Sosial Biar Brand Makin Kece
Mau brand kamu makin dikenal dan dipercaya? Yuk, bikin social media guidelines yang jitu! Artikel ini bakal kasih kamu panduan lengkapnya, mulai dari alasan kenapa social media guidelines penting, sampe tips bikin aturan yang tepat.
Salam sobat kopipagi! Pernah nggak sih ngelihat profil LinkedIn yang cuma nulis "bekerja di perusahaan jasa keuangan Fortune 500 Bay Area" tanpa nama perusahaan dan link resminya? Nah, lho! Ini nih yang bikin calon karyawan ogah gabung dan brand kamu jadi kurang dilirik.
Kenapa Aturan Main Media Sosial Penting Banget?
Di zaman sekarang, orang lebih percaya sama omongan temen dibanding promosi perusahaan. Menurut Edelman Trust Barometer 2024, 64% orang khawatir media dan 61% waspada sama petinggi perusahaan yang suka ngomongin hal nggak bener. Ini kesempatan emas! Dengan social media advocacy alias karyawan jadi brand ambassador, kamu bisa dapetin kepercayaan konsumen plus nge-boost penjualan. keren, kan?
Jangan Takut, Bebas Berpendapat Justru Bagus!
Ingat, karyawan punya hak ngomongin soal kantor mereka di media sosial. Tapi, daripada bikin aturan ketat yang bikin karyawan nggak bisa ngapa-ngapain, mending kamu bikin social media guidelines yang jelas. Ini kayak pagar pembatas biar karyawan tetep bisa aktif di media sosial tanpa ngebahayain reputasi perusahaan.
Social Media Guidelines: Win-Win Solution!
Perusahaan teknologi Salesforce pernah bikin program social ambassador yang melibatkan sepertiga dari 73.000 karyawannya. Hasilnya? Mereka dapetin balik ROI 2000% alias untung 20 kali lipat! Social media guidelines nggak ngelarang karyawan ngomongin perusahaan, tapi justru ngatur gimana caranya biar mereka bisa ngebantu ningkatin popularitas brand kamu. So, tunggu apalagi? Yuk, bikin social media guidelines yang kece biar brand kamu makin dikenal
Panduan Penting dalam Membuat Aturan Main Media Sosial untuk Karyawan:
Panjang pendeknya aturan main media sosial perusahaan Anda tidak sepenting kemudahan akses dan kualitasnya. Pastikan semua karyawan bisa memahami isinya. Buat ringkasan satu halaman atau lembar contekan untuk aktivitas tertentu, seperti pelatihan atau special campaign.
Minimalnya, semua aturan main media sosial karyawan harus mencakup elemen berikut:
- Tujuan Brand di Media Sosial: Dokumentasikan tujuan brand di setiap platform media sosial yang digunakan. Apakah untuk rekrutmen, amplifikasi konten, dukungan pelanggan, dan lain-lain. Aturan main harus menjelaskan mengapa perusahaan menggunakan media sosial tersebut dan bagaimana karyawan dapat mendukung tujuan itu.
- Panduan Gaya Perusahaan: Cantumkan semua kebutuhan terkait merek dagang dan cara penulisan produk dan layanan perusahaan dengan benar. Anda juga harus menjelaskan mengenai kepribadian brand dan pertimbangan penggunaan bahasa.
- Akses Sharing Folder Aset Brand: Buat folder pusat yang dapat diakses karyawan untuk hal-hal seperti logo perusahaan, panduan penggunaan, daftar FAQ bersama, header profil bermerek untuk situs media sosial, dan lainnya.













