Bujet Pas-pasan? Gini cara pasang iklan di linkedin
Pelajari cara mengoptimalkan iklan LinkedIn kamu dengan budget terbatas! Temukan strategi jitu untuk membangun pipeline yang kuat dan meningkatkan penjualan tanpa menguras dompet. Dapatkan tips dan trik untuk memaksimalkan hasil iklan LinkedIn kamu.
LinkedIn Ads emang ampuh ngebangun pipeline yang keren. Tapi, harganya lumayan bikin dompet nangis. Jangan khawatir! Artikel ini bakal kasih kamu rahasia jagoin iklan LinkedIn dengan budget yang lebih hemat. Yuk, disimak!
Harga Iklan LinkedIn & Mitos yang Perlu Dihindari
Biaya iklan LinkedIn emang terkenal mahal. Rata-rata sekali klik bisa ngabisin biaya $10 sampai $16. Ini 3-4 kali lipat lebih mahal dari platform kayak Meta. Selain itu, kamu nggak bisa milih device buat nge-bid iklan dan nggak bisa ngatur jadwal tayang iklan kayak buat audience umum.
Beda sama Google dan Meta, di Lindaboard nggak ada indikator relevansi iklan. Tapi, kamu bisa ngukur gimana LinkedIn ngeliat iklan kamu dengan ngebandingin hasil iklan kamu sama standar performa buat tiga format iklan: Sponsored Content, Text Ads, dan Dynamic Ads.
Jenis Iklan LinkedIn & Berapa Biayanya?
- Sponsored Content: Muncul langsung di newsfeed, rata-rata click-through rate (CTR) sekitar 0.44%. Kalo iklan kamu bisa dapetin CTR antara 0.8% - 1%, itu udah termasuk jago banget. Sekali klik iklan di Amerika Utara bisa ngabisin biaya $10 sampai $16.
- Text Ads: Punya rata-rata CTR 0.025%, which means butuh 10.000 tayangan buat dapetin 2.5 klik. Biaya iklan ini termasuk murah, sekitar $3 sampai $6 per klik, bahkan bisa cuma $2.
- Dynamic Ads: Biayanya $8 sampai $10 per klik, dengan rata-rata CTR 0.06%. Format iklan ini cocok banget buat ngedapetin lebih banyak follower di halaman perusahaan kamu.
Strategi Jitu Biar Iklan LinkedIn Hemat & Tetep Jagoan
Biarpun mahal, ada beberapa cara buat ngirit biaya iklan LinkedIn. Salah satunya adalah dengan menghindari "maximum delivery" dan milih "manual CPC" sebagai gantinya. Meski manual bidding biasanya paling murah, opsi ini kadang disembunyiin LinkedIn. Supaya muncul, klik link di Campaign Manager yang bertuliskan "Show additional options."
Jangan percaya saran bid dari LinkedIn. Mereka mungkin bilang kompetitor kamu ngebid antara $25 sampai $90 per klik. Lebih baik bid jauh lebih rendah. Mulai dengan $7 atau $8 untuk kampanye kamu.
Pasang budget harian yang agak tinggi buat waktu yang singkat pas launching kampanye baru. Ini ngebantu kamu ngeliat apakah bid kamu cukup tinggi buat ngabisin budget yang kamu inginkan. Amati pengeluaran kamu selama beberapa hari pertama dan sesuaikan bid sesuai kebutuhan. Kalau kampanye kamu ngabisin lebih dari $100 per hari, turunin bid sampai pengeluaran harian kamu mendekati budget yang kamu mau.
Biaya rendah bukan berarti kualitas rendah. Dengan target yang tepat, kamu nggak perlu ngambil lead yang nggak sesuai. Semua audience yang kamu dapetin bakal sesuai sama kriteria kamu dan tetep berkualitas tinggi meskipun bid kamu rendah.
Pas mulai ngebid, cek click-through rate (CTR) kamu. Kalau CTR kamu kurang dari 0.45%, sebaiknya hentikan kampanye sementara dan coba strategi lainnya. Kalau CTR kamu antara 0.5% sampai 1%, turunin bid biar biaya lebih rendah atau naikin bid biar dapetin lebih banyak traffic. Kalau CTR kamu di atas 1%, pake opsi "maximum delivery."
"Maximum delivery" pada dasarnya adalah bidding tinggi buat biaya per seribu tayangan (CPM). Pas CTR kamu udah di atas 1%, ngebid dengan CPM jadi lebih murah daripada CPC. Dengan bidding CPM, LinkedIn bisa dengan mudah nunjukin iklan kamu sebanyak mungkin dan ngabisin budget kamu.
Rajin-rajin ngawasin CTR kamu karena angka ini bisa naik turun dari 1% ke 0.3%. Dengan ngikutin tips ini, kamu bisa ngirit biaya iklan LinkedIn tanpa ngurangin kualitas konten.
Tips Tambahan Biar Iklan LinkedIn Makin keren
- Hindari fitur audience expansion. Lebih baik fokus bikin target audience yang tepat dan hindari orang yang nggak relevan.
- Kecilin target audience kamu. Untuk bisnis kecil dan menengah, coba target perusahaan kecil daripada ngecilin target.
- Gunakan fitur retargeting. Kirim traffic dari LinkedIn ke website kamu biar platform lain kayak Meta dan Google bisa retarget mereka dengan biaya yang lebih murah.













