The measure of who we are is what we do with what we have

Judul ini terinspirasi dari kutipan tulisan Vince Lombardi, pelatih legendaris american football AS tahun 1960an ; “The measure of who we are is what we do with what we have”

Kemaren sore saya mendapat kesempatan untuk hadir di acara buka bersama di rumah salah seorang teman. Awalnya saya pikir hanya saya bersama beberapa teman komunitas yang diundang, namun ternyata banyak sekali yg hadir disana.Continue Reading

Stop saying “I Don’t Know”

Entah ini budaya atau kebiasaan bangsa kita, bahwa kalimat “Saya tidak tahu” seringkali kita dengar dari orang-orang yang cenderung memiliki sikap pasif, lepas tanggung jawab, atau bahkan tidak peduli. Kerap kali saya bertemu dengan mereka yang ketika dalam sebuah meeting atau diskusi, selalu saja memposisikan dirinya dalam situasi aman dengan berkata “saya tidak tahu”, dan seolah – olah permasalahan yang sedang dibahas bukanlan urusan mereka; (padahal kami berada di organisasi yang sama).Continue Reading

Ke-Galau-an antara Nafsu Konsumtif dan Kondisi Keuangan yang pas pasan

Setiap kali pemasukan meningkat, secara tiba-tiba kebutuhan kita juga ikut meningkat. Yang dulu tidak butuh sepatu Adidas atau Kickers, tiba-tiba saja butuh, yang dulu merasa baik-baik saja menggunakan Smartphone dengan RAM 1Gb, tiba-tiba saja Smartphone itu terasa lambat dan harus diganti dengan Ram yang lebih besar.

Continue Reading

Kongkow Produktif

Inilah alasan kenapa kita tidak boleh terlalu sibuk, apalagi sibuk dengan rutinitas yang sebenarnya sangat bisa di-delegasikan; (baca artikel : You can do anything, but not everything). Bisnis selalu erat kaitannya dengan kegiatan membangun dan membina relasi, semakin “intim” hubungan kita dengan relasi, maka bisnis juga (umumnya) lebih mudah dijalankan, lebih mudah laku. Karena bisnis apapun pasti tentang menjual sesuatu, dan manusia pada umumnya memiliki kecenderungan untuk membeli pada orang orang yang sudah mereka kenal. Nah kalau kita saja masih bersibuk-sibuk ria.. gimana bisa punya waktu untuk kongkow2..?

Continue Reading

You can do anything, but not everything

Sibuk, sesuatu yang terlihat keren namun mematikan. Sibuk karena harus melakukan semuanya sendiri, mengambil keputusan sendiri, mengerjakan semua pekerjaan sendiri. Sibuk karena tidak ada waktu untuk belajar memberdayakan orang lain dan mempercayai mereka untuk melakukan pekerjaan kita. Sibuk karena semua tentang “saya” dan “hanya saya yg bisa melakukan”.

Continue Reading

The Job of The Leader is to Create Another Leaders

Tugas pemimpin adalah menciptakan pemimpin-pemimpin baru. Konsep ini sangat jarang disadari oleh banyak orang yang saat ini sedang menjalankan peran sebgai seorang pemimpin, baik dalam perusahaan maupun organisasi.Kebanyakan pemimpin/leader pada umumnya selalu berkutat pada tugas tentang bagaimana mengatur strategi bisnis untuk mencapai target, mengatur bagaimana SDM bisa menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik dan ini.. dan itu.. dan hal-hal lain yang sudah menjadi rutinitas.

Continue Reading

Bro.. Are you the person who want yourself to be??

Pertanyaan mudah, namun berat untuk dijawab..!!!, Mungkin kebanyakan dari anda akan menjawab dengan awalan.. “hmmmm…” lalu diikuti dengan sejenak imajinasi di kepala anda, disertai sedikit rasa kesal.. lalu terdiam.. hahahahahhah.. ternyata saya tidak sendiri.. namun ada lho, yang langsung menjawab..”ooo.. of course..!!”

Continue Reading

Masih Membandingkan antara Pengusaha dan Pegawai ?? cara pikir KUNO..!!!

Pandangan – pandangan bahwa menjadi pengusaha adalah lebih baik daripada menjadi pegawai akhir2 ini cukup menjadi perbincangan seru.. herannya, 2 hal itu selaluuuu saja dibanding-bandingkan, dan pandangan menjadi pengusaha selalu saja menang.. hal ini seolah-olah mempersepsikan bahwa menjadi pegawai adalah sebuah hal atau pilihan yang bodoh, keliru, dan tidak dapat diharapkan.. padahal faktanya dua hal ini saling membutuhkan.

Continue Reading